A Choise
Hidup itu adalah memilih, memilih itu berarti
bertahan hidup. Itu adalah sebuah rumusan yang di tuliskan oleh tuhan untuk
penghuni alam ini, tapi manusia itu egois, serakah, dan selalu ingin
mendapatkan apa yang ingin didapatkannya. Ketika masalah datang menghadapinya
mereka tertunduk sedianya orang yang
tidak berdaya, mengemis sedianya orang yang tidak mampu bertahan lagi, terdiam
sedianya orang tidak mampu berbicara
akan semua hal. Tapi saat mereka mampu untuk berdiri mereka akan lupa saat
mereka tertunduk,mengemis, dan terdiam. Mereka merasa laksana matahari di siang
hari yang cahayanya panas dan menyilaukan, laksana angin yang bertiup kencang
yang meratakan seisi dunia ini. Sejak itu mereka lupa akan penciptanya, mereka
lupa terhadap orang-orang yang ada disekitarnya, tetapi saat itu mereka hanya
sedang tertidur dan bermimpi indah, mereka belum tersadar dan masih terjaga
dalam mimpi indahnya.
Yakinlah masih ada sang maha penguasa lebih
dari mereka, yang bisa menghentikan panasnya sinar matahari, yang bisa
menghentikan angin yang bertiup kencang, bahkan itu tidak seberapa,ketauhilah
bahwa mimpi indah mereka itu hanyalah
ujian mereka, adalah pilihan mereka dalam hidup ini, babak penentuan dalam
hidup ini, siapa yang akan berhasil ? hanya mereka lah orang yang mampu membuat
sinar matahari menjadi hangat dan menumbuhkan pohon dan bunga, hanya merekalah
yang mampu membuat angin yang bertiup kencang menjadi angin yang sejuk dan
membawa kebahagiaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar