Senin, 06 Mei 2013



A Choise

Hidup itu adalah memilih, memilih itu berarti bertahan hidup. Itu adalah sebuah rumusan yang di tuliskan oleh tuhan untuk penghuni alam ini, tapi manusia itu egois, serakah, dan selalu ingin mendapatkan apa yang ingin didapatkannya. Ketika masalah datang menghadapinya mereka  tertunduk sedianya orang yang tidak berdaya, mengemis sedianya orang yang tidak mampu bertahan lagi, terdiam sedianya  orang tidak mampu berbicara akan semua hal. Tapi saat mereka mampu untuk berdiri mereka akan lupa saat mereka tertunduk,mengemis, dan terdiam. Mereka merasa laksana matahari di siang hari yang cahayanya panas dan menyilaukan, laksana angin yang bertiup kencang yang meratakan seisi dunia ini. Sejak itu mereka lupa akan penciptanya, mereka lupa terhadap orang-orang yang ada disekitarnya, tetapi saat itu mereka hanya sedang tertidur dan bermimpi indah, mereka belum tersadar dan masih terjaga dalam mimpi indahnya.
Yakinlah masih ada sang maha penguasa lebih dari mereka, yang bisa menghentikan panasnya sinar matahari, yang bisa menghentikan angin yang bertiup kencang, bahkan itu tidak seberapa,ketauhilah bahwa  mimpi indah mereka itu hanyalah ujian mereka, adalah pilihan mereka dalam hidup ini, babak penentuan dalam hidup ini, siapa yang akan berhasil ? hanya mereka lah orang yang mampu membuat sinar matahari menjadi hangat dan menumbuhkan pohon dan bunga, hanya merekalah yang mampu membuat angin yang bertiup kencang menjadi angin yang sejuk dan membawa kebahagiaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar